WISATA GORONTALO – DURIAN ATINGGOLA

WISATA GORONTALO DURIAN ATINGGOLA – Sebagai penggemar berat buah durian, tim Saronde seringkali keliling daerah di Indonesia hingga ke luar negeri hanya untuk mencicipi buah durian. Durian (Durio zibethinus) adalah buah asli dari Asia Tenggara yang ekstrem, karena banyak yang menggandrungi buah ini, tetapi tidak sedikit pula yang sangat tidak suka dengan bau nya….
Kultivar durian sangat beragam, ada kultivar yang telah menjadi standar internasional untuk pasar ekspor seperti Montong dari Thailand, D24 dari Malaysia, serta kultivar unggul nasional seperti Petruk, Hepe, Cimahpar, dll.
Setiap kultivar durian memiliki rasa yang berbeda-beda, tetapi kami paling suka dengan durian yang memiliki rasa legit yang cenderung pahit jika dibiarkan selama 3 hari setelah jatuh pohon. Rasa legit ini hanya dimiliki beberapa kultivar seperti D24, Musang King (International) dan hampir semua kultivar durian lokal.

Durian Atinggola 2
Durian Atinggola 2

Dalam perjalanan kami diantara dua provinsi Gorontalo-Sulut, ada satu kecamatan yang menjadi sentra durian terbesar diantara kedua wilayah ini, yaitu kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara.
Atinggola terletak diperbatasan Gorontalo-Sulut, sekitar 40 km dari Kota Kwandang/ Pulau Saronde. Kecamatan kecil dengan penduduk sekitar 9000 orang ini memiliki ratusan pohon durian kultivar lokal yang sangat menarik. Dua kali setiap tahun (antara bulan September-Januari) ratusan durian Atinggola dapat ditemui disepanjang jalan kecamatan setiap harinya. Kami pernah mencari durian Atinggola ini di Kota Gorontalo, dan tidak ketemu… yang ada hanya durian Mamuju atau durian Palu yang –mohon maaf- rasanya kurang enak karena diambil paksa sebelum waktunya. Butuh waktu selama 2 jam jalan dari Kota Gorontalo ke Atinggola untuk mencari durian ini, sebelum akhirnya mampir dulu ke Pulau Saronde di Kwandang.

Durian Atinggola 3
Durian Atinggola 3

Yang membedakan antara durian Atinggola dengan durian lain ialah garansi yang diberikan oleh orang sekampung bahwa durian ini diambil MASAK POHON, alias JATUHAN, alias bukan dipetik paksa oleh orang yang tidak bertanggung jawab… 
Tidak heran jika durian ini selalu ada setiap harinya, berbagai jenis, diambil setelah jatuh dari pohonnya. Harganya berkisar antara Rp 15.000 s/d Rp 40.000 per buah. Ketahanan buah ini hanya berlangsung 3 hari setelah jatuh pohon, sebelum akhirnya rasa akan jadi agak pahit dan beralkohol.

Karena itu, strategi untuk memilih durian Atinggola adalah sebagai berikut :
1. Tanya dulu sama mamang penjualnya, durian yang enak manna… lalu suruh dia buka dan belah. Makan aja dulu satu buah disana.
2. Setelah jenis yang dimakan dirasa cocok… mulai minta dia pilihkan jenis yang sama. Jenis yang sama bisa diliat dari kerapatan duri, warna kulit dan bentuk buah, seharusnya hampir-hampir mirip dengan yang telah dimakan.
3. Durian Atinggola pada dasarnya masak pohon, tetapi jika timing membelah duriannya bisa diatur maka kita bisa dapatkan rasa yang paling optimal. Durian yang baru jatuh seharusnya dibiarkan dulu 1 hari baru dimakan. Durian yang sudah 3 hari jatuh harus segera dimakan saat itu juga, karena jika ditunda maka teksturnya jadi terlalu lembek dan rasanya beralkohol.
4. Durian yang baru jatuh biasanya belum begitu harum dan ujung kulitnya belum merekah.
5. Durian yang terbaik biasanya sudah dibiarkan 1 hari kemudian, sudah ada bau harum khas durian dan kadang-kadang ujung kulitnya sudah merekah sedikit.

Durian Atinggola 4
Durian Atinggola 4

Setelah puas makan dan milih durian Atinggola, jangan lupa kalau durian itu dibawa didalam mobil, buka sedikit jendelanya. Kalau tidak dijamin kalian akan mabok durian sepanjang perjalanan…..
Durian Atinggola ini percaya tidak percaya, selalu habis diborong pengendara yang lewat di jalur Gorontalo-Manado. Sehingga para penjual durian malas untuk berjualan buah ini di kota Gorontalo atau daerah lainnya. Karena itu, kalau sob emang benar-benar pantas disebut jurig durian…. Jangan lupa mampir dan nikmati durian Atinggola ya…..

Smilee…… (by tim Saronde)

One thought on “WISATA GORONTALO – DURIAN ATINGGOLA

Leave a Reply